​Semakin Mencintaiya? Semakin Banyak Loh Kebohongan

Satukliknews – Anda tentu saja juga akan berpikir seribu kali, kenapa semakin seseorang itu mencintai pasangan hidupnya semakin ia akan sering melakukan kebohongan? Dan ini adalah faktanya. Kejujuran itu tidak harus mutlak di katakan biarpun orang itu adalah yang paling di cintai’nya. Bukan karena ia sudah ada yang lain, tetapi karena ia begitu menyayangi pasangan hidupnya.DOMINO ONLINE

Apakah anda pernah mengalaminya berbohong kepada orang yang anda cintai karena cinta anda kepadanya yang begitu besar?

Pada awal-awal anda mengenalnya memang jujur itu bisa anda prioritaskan karena saat itu anda belum mengetahui kalau orang yang anda cintai itu akan seterusnya menjadi orang terpenting dalam hidup anda atau bukan. Boleh di bilang pada saat itu anda sedang dalam taraf perjuangan untuk bisa mempersatukan cinta anda dengannya. Seiring waktu berjalan dan anda benar-benar di satukan dalam ikatan tali pernikahan maka cinta anda kepadanya semakin lama semakin berkembang kedalam rasa saling menyayangi yang begitu dalam. Sampai-sampai akhirnya anda dengan segala keterpaksaan sering membohonginya. Bukan hanya anda sebenarnya, tetapi pasangan anda,pun sering juga membohongi anda, dan itulah cinta yang sesungguhnya cinta, berbohong hanya karena tidak ingin pasangan hidupnya yang begitu ia cintai terluka.

“ Apakah ada masakan adek, enak mas? Makannya lahap banget!” begitulah tanya seorang wanita kepada suaminya kegitu di lihatnya malam itu makan begitu lahapnya, dan wanita yang menjadi istrinya itu menemaninya dengan penuh cinta.

“ Enak sekali, dek! Lihat, habis semua masakan adek, mas makan” kata suaminya dengan mata berbinar bahagia. Setelah makan ia kemudian mencium kening istrinya lembut sebagai ucapan tanda terimakasih karena sudah mau berlelah-lelah memasakkan makanan, lalu menemaninya makan padahal suaminya melihat dengan jelas garis kelelahan di mata istrinya karena seharian mengurus rumah juga mengasuh anak-anaknya. Lelah itu ia tidak hiraukan dan tetap setia menunggunya pulang kerja yang tiap harinya ia harus lembur buat bisa membahagiakan keluarganya. Sekalipun ia juga lelah karena seharian bekerja di kantor, tetapi begitu sampai rumah ia lihat senyum istrinya, maka lenyap sudah seluruh rasa lelahnya. Apa lagi saat dengan penuh kasih sayang istrinya melayaninya makan malam, kemudian menemaninya sambil mendengarkan ia dengan semangat bercerita tentang tentang pekerjaan hari ini di kantor.

BACA JUGA : Saling menyalahkan? yuk evaluasi diri kita dulu

Di dapur, sambil memberesi sisa makanan bekas suaminya, wanita itu mencoba mencicipi masakannya, tertegun sebentar, kemudian tidak ia sadari menetes airmatanya, penuh haru. Ternyata masakannya tidaklah enak seperti yang di bilang suaminya, bahkan terasa sedikit hambar karena kurang garam. Tetapi karena tidak ingin mengecewakannya, suaminya bilang masakannya sangat enak! Wanita itu memang di bohongi, tetapi kebohongan itu justru semakin menumbuhkan rasa cinta di hatinya menjadi semakin besar.

Begitupun sebaliknya jika anda kebetulan seorang wanita yang mencintai suami anda. Apakah dalam sejarah hidup anda tidak pernah membohonginya?

Saat ekonomi keluarga ada sudah dalam kekurangan karena kebutuhan hidup yang semakin meningkat tajam, sementara penghasilan suami tidak naik juga, anda sebagai seorang istri tentu akan sering membohongi suami anda hanya karena tidak ingin mematahkan semangatnya dalam mencari nafkah. Saat anda masak dalam porsi yang terbatas tentu anda akan lebih mendahulukan anak-anak anda juga suami anda sendiri, dan anda memilih untuk mengalah. Saat suami anda bertanya, apakah anda sudah makan malam ini? Karena suami anda melihat makanan di atas meja tinggal seporsi dan itu berarti hanya cukup untuk satu orang. Anda dengan senyum bahagia tentu akan menjawab, “ sudah!” padahal anda hanya makan tadi pagi dan siang cukup menghabiskan sisa makanan anak-anak yang tidak habis waktu makan. Demi cinta anda yang begitu besar anda rela berbohong agar bisa memberikan pelayanan yang baik buat orang yang anda cintai, dan itulah sebenarnya kekuatan dari cinta itu sendiri.

Semakin anda sangat mencintai pasangan hidup anda, maka anda tidak ingin menyakiti hatinya dalam kondisi apapun juga, anda akan selalu berusaha untuk bisa menjaga perasaan pasangan hidup anda agar jangan sampai terluka.

Dan jika kemudian pasangan hidup anda atau mungkin anda sendiri mengetahui kebohongan itu maka yang ada bukanlah rasa marah karena sudah di bohongi, tetapi justru sebaliknya perasaan cinta yang meluap-luap karena rasa cinta itu semakin besar adanya. Tidak selamanya berbohong itu melahirkan lara, tetapi terkadang dalam keadaan tertentu kebohongan itu justru semakin menumbuhkan perasaan cinta semakin mendalam.JUDI DOMINO

Leave a Comment