4 Bahaya Kalau Banyak Pikiran

Satukliknews – seseorang yang banyak pikiran cenderung tidak akan mempunyai gairah dalam hidup nya

1. Susah Tidur

Banyak sekali loh pikiran yang terus berlanjut hingga malam hari, bisa menyebabkan Anda akan kesulitan untuk tidur. Kondisi jiwa yang tidak tenang menyebabkan Anda tidak nyaman saat merebahkan badan.DOMINO ONLINE

Ada banyak penyebab susah tidur, stres dan banyak pikiran menjadi alasan yang paling umum disebutkan. Ingat, gangguan tidur yang terlalu sering akan menyebabkan bahaya besar bagi kesehatan.

Anda harus melepaskan rasa khawatir dan pikiran-pikiran yang membelenggu saat memasuki waktu tidur. Jika ingin merencanakan sesuatu atau memecakan suatu masalah, maka lakukan-lah pada pagi hari setelah tidur.

Jangan membuat pikiran terlalu aktif saat mendekati waktu tidur, justru yang harus Anda lakukan adalah membuat rileks tubuh dan pikiran.

Agar Anda rileks saat tidur, maka 60 menit sebelum tidur hindari penggunaan komputer, laptop, TV ataupun gadget. Cahaya yang ditangkap oleh mata menyebabkan Anda sulit tidur.

2. Lambung Terasa Sakit (Maag)

Banyak pikiran umumnya akan memicu stres. Ketika stres sering melanda menyebabkan produksi asam lambung meningkat. Ketika seseorang banyak pikiran atau stres ditambah dalam kondisi lapar, akan menyebabkan gangguan pada lambung.

Ilustrasi Sakit Maag

seorang bernama Syifa Adza bertanya tentang hubungan stres dan asam lambung.

dr. Tri Permatadewi menjawab, seperti diketahui lambung memiliki asam lambung untuk mencerna makanan di dalam tubuh, sehingga setelahnya makanan lebih mudah dicerna di usus.

Fungsi lainnya dari asam lambung yaitu menangkal serangan kuman ke dalam saluran pencernaan.  Dimana umumnya mikroorganisme tidak tahan asam.

Untuk melindungi dirinya sendiri, lapisan mukosa lambung dilapisi dengan lapisan seperti jel, hal ini bertujuan supaya asam lambung yang dihasilkan tidak melukai permukaan mukosa lambung.

BACA JUGA : 6 makanan sehat yang berbahaya

Peneliti menjelaskan bahwa hingga sekarang belum ditemukan bukti ilmiah yang cukup kuat tentang hubungan stres dan peningkatan asam lambung. Yang ada malah sebaliknya, ketika seseorang mengalami stress maka asam lambung yang dihasilkan cenderung menurun.

Namun ketika stress, tubuh seseorang akan lebih sensitif, menyebabkan asam lambung yang diproduksi dalam jumlah normal, namun tubuh meresponnya secara berlebihan sehingga menyebabkan rasa tidak nyaman pada lambung.

Teori lainnya menjelaskan ketika seseorang sedang stress, maka lapisan pelindung mukosa lambung akan lebih rentan (lemah), sehingga asam lambung akan berpotensi besar untuk mengiritasi lapisan lambung, sehingga menimbulkan rasa nyeri. (tanya-jawab tahun 2015)

3. Menurunnya Daya Ingat

Berpikir terlalu keras hingga menyebabkan stres, jika terlalu sering terjadi bisa berdampak buruk pada kemampuan memori otak.

Ilustrasi Memori Otak

sebuah penelitian tahun 2010 yang menemukan bahwa kondisi stres (karena banyak pikiran, dll) dapat menurunkan daya ingat seseorang.

Bagian ingatan yang terserang adalah ingatan spasial yang berfungsi dalam membantu Anda mengingat lokasi dan mengaitkannya dengan obyek tertentu. Contohnya yaitu lupa dalam menaruh kunci mobil, ini sering terjadi ketika Anda banyak pikiran dan stres.

Peneliti dari University of Lowa menemukan adanya hubungan hormon stres kortisol dengan penurunan kemampuan memori jangka pendek.

Penelitian tersebut dipublikasikan di Journal of Neuroscience, menjelaskan bahwa hormon kortisol dapat mengurangi sinapsis, dampaknya akan menimbulkan gangguan pada memori otak.

Dengan begitu, banyak pikiran yang hingga memicu stres, dapat menyebabkan penurunan kemampuan daya ingat, setidaknya dalam jangka pendek.

4. Sesak Nafas

Stres karena terlalu banyak berpikir bisa menyebabkan peningkatan tekanan di bagian sekitar wajah dan kepala. Hal ini bisa memicu timbulnya sesak nafas.

dr. Tessi Ananditya menjelaskan bahwa stres merupakan sinyal dari kondisi tubuh yang merasakan adanya bahaya.

Ketika ada seseorang merasa terancam, maka reaksi kimia di tubuh menyebabkan dirinya berbuat sedemikian rupa untuk menghindari bahaya.

Pada kondisi stres (karena pikiran berat, dsb) maka jantung akan berdebar lebih kencang, otot lebih mengeras, napas lebih cepat, dan tekanan darah meningkat.JUDI DOMINO

Gejala stres bisa bermacam-macam, salah satunya mungkin menimbulkan rasa sesak di dada. Pada dasarnya ini bukanlah sebuah penyakit, namun hanya reaksi tubuh terhadap kondisi pikiran yang tertekan.

Leave a Comment