5 Reaksi Galau Putus Cinta Bikin Tubuh Kamu Seperti ini

Satukliknews – Putus cinta atau berakhirnya dengan beberapa hubungan dengan sang kekasih memang menyakitkan. Apalagi jika hubungan cinta tersebut sudah berlangsung cukup lama, dan berencana akan ke jenjang yang lebih serius.DOMINO ONLINE

Salah satu dampak yang begitu serius putusnya hubungan cinta ini biasanya emosi yang tak terkendali, atau bahkan sikap untuk mengucilkan diri. Salah-salah dalam menyikapi putusnya hubungan cinta ini, bisa berujung kepada ingin mengakhiri hidup. Tapi bagi insan yang beriman, bisa dengan lapang dada menerima, dan kemudian bangkit dari keterpurukan.

1. Sering mengalami kecemasan dan susah tidur

Studi seperti ilmiah menyebut bahwa reaksi tubuh saat mengalami putus cinta adalah rasa cemas yang berlebihan dan susah tidur. Reaksi tubuh ini sangatlah wajar karena otak tak bekerja secara normal, atau selalu merekam rasa cemas berlebihan dalam otak. Dampaknya, kesulitan tidur akan dialami sepanjang malam jika tak segera bangkit dan melupakan itu semua.

2. Sakit dan nyeri pada dada

Studi dari beberapa kesehatan menyebutkan, perpisahan yang memilukan akan berdampak pada fisik seseorang. Sinyal ketidaknyamanan ini bereaksi dalam tubuh, hingga membuat detak jantung terpacu loebih cepat, sehingga mengakibatkan rasa sakit dan nyeri pada dada.

3. Masalah pada kulit

Selain depresi yang bisa terjadi, putus cinta bisa berakibat pada buruknya kualitas kulit kita. Kenapa? hormon stres dalam tubuh, menyebabkan seseorang yang sedang putus cinta malas untuk merawat dirinya. Hal ini juga bisa mengakibatkan jerawat dan rontoknya rambut.

BACA JUGA : Fakta loh !!! sakit gigi menyebabkan kematian

4. Sakit otot

Dalam kondisi yang begitu tertekan, orang juga bisa mengalami cidera. Begitu juga dengan kondisi sedang putus cinta, akibat stres seseorang bisa mengalami kejang otot, dan rasa sakit disekujur tubuhnya.

5. Kehilangan nafsu makan dan naiknya berat badan

Nafsu makan juga akan hilang seketika, itulah perasaan seseorang yang sedang putus cinta. Makan tak enak, tidurpun tak nyenyak. Namun sisi lainnya justru badan akan mengalami kenaikan berat badan. Mengapa ? kondisi seseorang yang sedang stres, mengakibatkan tubuh kurang sensitif terhadap insulin. Sehingga tubuh tak mampu melakukan pembakaran kalori, dan akhirnya bertumpuknya lemak dalam tubuh.

Leave a Comment