Bahagia Itu Butuh Banyak Perjuangan

Satukliknews – Tidak pernah aku sadari akan hal ini, bahkan pertama kali melihatmu aku tak pernah berfikir akan menaruh hati pada mu. Sampai pada saat nya, rasa itu mulai muncul dengan sendirinya, ntah apa yang merasuki hati dan fikiranku untuk mencintaimu? Ntah apa yang terlihat menarik terhadap dirimu, hingga aku begitu menaruh harap pada mu. Awalnya biasa saja tidak ada yang menarik, tidak ada yang bergetar di hati seperti film-film alay yang biasa aku tonton, jatuh cinta pandangan pertama atau novel-novel yang menceritkan tentang cinta,..ahhh itu terlalu alay..hehehe :D.Sampai pada akhirnya,kita mulai dekat, mulai sering BBMan dan chatingan, dan aku mulai rindu ketika aku tidak mendengar kabar dari mu. Aku kumpulkan sedikit demi sedikit keberanian untuk mengungkapkannya, meski saat itu aku tau dirimu berada dalam jaringan asmara dengan seorang temanku, meski terjalin sebuah jalinan tapi tidak ada status di antaranya. Tiba pada suatu hari aku pun beranikan diri untuk mengutarakan perasaan itu, al hasil, penolakan secara halus yang aku terima.Tapi aku tidak patah semangat, slalu berfikir positif,”mungkin belum waktunya”. Segala hal pun aku jalanin, sedikit demi sedikit pun aku lakukan untuk mendekati nya kembali, tapi hasilnya tetap sama. Penolakan demi penolakan pun aku terima dengan lapang dada. Tak pernah terlintas sedikitpun dibenakku untuk mundur. Perjuangan pun terus aku lakukan. Hari demi hari, minggu demi minggu, bahkan bulan demi bulan pun aku jalani hingga akhirnya bertahun lamanya penantian dan harapanku. Dan selama itu pula halang dan rintangan aku lalui, dari hadirnya nya ia yang seolah datang dan pergi sesuka hati, datang di saat kesepian dirinya dan pergi bersama kesenangannya,DOMINO ONLINE

BACA JUGA : Jangan pernah asal melangkah ke pernikahan

tapi aku yakin, kita juga akan bertemu di ruang rindu, ruang dimana tangan Tuhanlah yang menyatukan kita. Tidak sedikit kata-kata yang aku dapat kan dari setiap teman-teman yang menguatkanku, bahakan kata-kata yang mematahkan semangat ku, seperti., “sudalah masi banyak wanita yang lain yang lebih baik darinya”, tapi aku tetap pada pendirianku “SEKERAS-KERASNYA KARANG , IA AKAN HANCUR JUGA DI TERPA DEBURAN OMBAK. SEKERAS-KERASNYA HATI WANITA, IA AKAN LULUH JUGA DENGAN KELEMBUTAN”. Slalu aku yakinkan diriku sendiri, bahwa Cinta membutuhkan perjuangan, karena cintan yang tanpa perjuangan tidak akan berakhir pada kebahagiaan. Prinsip itulah yang terus menemaniku, meski rasa kecewa dan kelelahan yang menerpah hatiku bertahun lamanya.namun aku coba untuk bangkit lagi dan terus mencoba. Dan pada akhirnya cinta itu pun datang menghampiriku, seolah-olah hadir sebagai sosok yang tak ingin kehilangan. Dia pun mulai mengutarankan apa yang ada dalam hatinya, mengutarakan apa yang selama ini telah terjadi. Beruntung aku tidak pernah menyerah dengan keadaan, walaupun aku tau sakitnya bertahan. Bukankan kita sebagai seorang laki-laki dilahirkan sebagai pejuang, pemimpin yang kokoh, jadi untuk apa kita jadi seorang laki-laki jika hanya memperjuangkan kebahagian aja kita tunduk dan kalah pada keadaan yang sakitnya hanya sementara bisa sehari, seminggu, sebulan atau bahkan setahun sekalipun. Tapi jika kita menyerah, sakitnya akan terasa selamanya.JUDI DOMINO

Leave a Comment