Bahaya Loh Makan Daging Disudahi Minuman Manis

Satukliknews – Mengonsumsi dengan beberapa daging sangat penting agar tubuh memperoleh asupan protein yang berlimpah (mencukupi kebutuhan tubuh).

Tapi manfaat protein bagi tubuh akan berkurang secara drastis jika Anda setelahnya mengonsumsi minuman manis, jus buah, minuman kemasan, soda atau semacamnya.

Oleh karena itu, hal yang perlu Anda hindari adalah minum-minuma manis setelah makan daging.DOMINO ONLINE

Menyebabkan Sistem Kekebalan Tubuh Kacau

Hal yang negatif lainnya dari minum-minuman manis setelah makan daging yaitu mengacaukan sistem metabolisme tubuh, yang dampaknya memicu kegemukan pada tubuh.

Dimana minuman tinggi gula bisa merusak sistem metabolisme tubuh, yang kemudian menyebabkan  tubuh gemuk saat dipasangkan dengan asupan protein (yang banyak terdapat di daging).

Penelitian ini telah menyimpulkan bahwa jika mencampur makanan kaya protein dengan sesuatu yang manis, hasilnya yaitu meningkatnya resiko obesitas.

Makan Daging + Minum Minuman Manis = Kegemukan

Hal seperti lainnya yang membuat kebiasaan diatas memicu obesitas, yaitu bahwa kandungan kalori yang banyak terdapat di dalam minuman manis tidak mudah dikeluarkan dari dalam tubuh.

Selain itu, pola makan seperti ini menimbulkan efek negatif berupa menurunnya proses pembakaran lemak di dalam tubuh.

Jika Anda terlalu sering minum minuman manis setelah makan daging menyebabkan tidak maksimalnya proses pembakaran lemak di dalam tubuh.

Minuman manis tidaklah bisa membuat seseorang merasa lebih kenyang, sehingga akan memicu makan berlebihan.

Minuman yang begitu asam atau alkohol akan mengeringkan air liur, sehingga lebih sulit bagi tubuh untuk mencerna makanan.

“Konsumsi minuman manis dengan makanan berprotein tinggi dapat berdampak negatif pada keseimbangan energi, hingga memicu tubuh menyimpan terlalu banyak lemak.” – Dr. Shanon Casperson

BACA JUGA : Wah…! wanita ini sukses bisnis terapi pelukan

Dr. Shanon Casperson, penulis yang utama studi dari USDA-Agricultural Research Service Grand Forks Human Nutrition Research Center, AS mengatakan bahwa hasil penelitian menunjukan sekitar sepertiga kalori berlebih dari minuman bergula manis tidak dikeluarkan, dan metabolisme lemak menurun.

Terjadi penurunan efisiensi metabolik yang menyebabkan penumpukan banyak lemak di dalam tubuh.

Dr. Casperson juga sudah mengatakan bahwa ada 2 dampak negatif dari minum minuman manis (terutama jika dilakukan setelah makan daging).

Pertama

Dari sisi asupan bahwa minum minuman manis dan semacamnya tidak membuat orang merasa puas, sehingga memicu resiko makan berlebihan, yang akhirnya tubuh kelebihan asupan kalori.JUDI DOMINO

Kedua

Kalori tinggi dari minuman manis memicu kegemukan, selain itu dampak minum minuman manis menyebabkan proses pembakaran lemak di dalam tubuh tidak berjalan maksimal.

Leave a Comment