Dinosaurus Terbaru dan Teraneh

Satukliknews – Dinosaurus yang ini nampak seperti bebek, berjalan seperti bebek, dan berenang seperti bebek. Namun dinosaurus ini juga termasuk kategori pemangsa, tidak seperti dinosaurus yang pernah ditemukan para ilmuwan sebelumnya.DOMINO ONLINE

Sebuah studi yang sudah diterbitkan di jurnal satukliknews telah mengenalkan dunia pada Halszkaraptor Escalilliei, dinosaurus amfibi pertama yang sudah pernah ditemukan. Dinosaurus ini diyakini telah hidup sekitar 75 juta tahun yang lalu di daerah Ukhaa Tolgod di Gurun Gobi Mongolia, yang dikenal juga sebagai harta karun tulang dinosaurus zaman Kapur. Makhluk yang tidak biasa terungkap dalam beberapa tahun terakhir setelah fosilnya dibeli oleh seorang kolektor Prancis bernama François Escuillié, yang menghubungi ahli paleontologi Pascal Godefroit pada tahun 2015 untuk mendapatkan pendapat ahli mengenai dinosaurus tersebut.

Pada awalnya, tim Godefroit ini juga sudah percaya bahwa fosil tersebut yang terbungkus dalam blok batu setebal 15 inci, terdiri dari beberapa kerangka yang direkatkan. Tubuhnya tidak masuk akal. Tim peneliti yang sudah berangkat menuju Grenoble, Prancis untuk memindai makhluk itu menggunakan akselerator partikel. Temuan mereka diterbitkan di jurnal Nature, dan dijelaskan bahwa itu adalah seekor dinosaurus yang sangat tidak biasa.

BACA JUGA : 3 cara buat kulitmu tetap lembab

Halszkaraptor yang termasuk dalam keluarga pemangsa, kebanyakan pemakan daging, seperti theropoda, Tyrannosaurus Rex dan Velociraptor. Jenis ini sangat bervariasi sehingga memiliki lebih banyak spesies, gen dan subfamilinya sendiri. Dilengkapi dengan cakar berbentuk sabit mirip seperti Velociraptor, dia juga memiliki leher yang begitu panjang dan fleksibel serta moncong tirus (seperti angsa). Moncongnya memiliki tulang panjang dan jaringan saraf, mirip reptil air seperti buaya. Dinosaurus ini juga memiliki dua kali jumlah normal gigi dinosaurus pada umumnya, yang mengingatkan kita pada hewan pemakan ikan.

Keanehan tidak berhenti sampai disitu. Halszkaraptor juga memiliki forelimbs yang proporsional dan tidak umum, tidak seperti penguin atau burung puffin yang tampak seolah-olah mereka sudah biasa berenang. Dinosaurus ini nampak seperti hewan air, tetapi bagian belakangnya dibangun seperti binatang darat, dengan ekor dan kaki yang panjang. Ekornya, bagaimanapun tidak cukup kuat untuk mengimbangi lehernya yang panjang. Untuk menyeimbangkan dirinya sendiri, Halszkaraptor mungkin berdiri tegak setinggi 45 sentimeter dan berjalan dengan dua kaki.

Ahli paleontologi Universitas Bologna, Andrea Cau, anggota tim riset Godefroit dan rekan penulis artikel Nature, meyakini bahwa Halszkaraptor itu yang tinggal di lingkungan yang tidak stabil, di mana dibutuhkan kemampuan untuk mengatasi siklus air tawar dan kekeringan.

Fosil yang tidak biasa ini adalah salah satu dari beberapa penemuan baru dalam beberapa tahun terakhir yang telah mengungkapkan kepada para ilmuwan keragaman gaya hidup dinosaurus yang lebih luas. Pada tahun 2014, misalnya, ahli dari paleontologi merekonstruksi dinosaurus karnivora terbesar di dunia, Spinosaurus, dengan menggunakan bukti bahwa makhluk raksasa itu sebenarnya semi-akuatik. Halszkaraptor adalah dinosaurus amfibi pertama yang pernah ditemukan hingga saat ini.JUDI DOMINO

Leave a Comment