Fakta Unik Dibalik Kisah Cinta Habibie dan Ainun

Satukliknews – Pernahkan kamu itu menonton film Habibie dan Ainun yang diperankan oleh Reza Rahadyan serta Bunga Citra Lestari? Film yang mengisahkan tentang perjalanan cinta Mantan Presiden Indonesia Bapak B.J Habibie dengan Ibu Ainun Habibie dapat membuat setiap orang terharu. Berikut fakta unik diantara kisah cinta dua insan manusia tersebut yang kamu belum ketahui.DOMINO ONLINE

1. Dituliskan Sendiri Oleh Pak Habibie

Sebelum tayang ke layar kaca. Kisah cinta yang ada di antara Pak Habibie dengan Ibu Ainun ini telah ditulis sendiri oleh beliau Pak Habibie dalam mengenang kepergian sang istri tercinta. Novel yang ditulis dengan empat bahasa yakni Indonesia, Arab, Inggris, serta Jerman ini menjadi best-seller pada tahun 2011.

2. Keduanya Merupakan Alumni SMAK Dago

SMAK Dago ini merupakan tempat pertama kali Pak Habibie dan Ibu Ainun dipertemukan. Keduanya adalah siswa teladan dan selalu menjadi yang teratas dalam angkatan mereka. Ada salah satu kisah menarik, walaupun di SMAK Dago diwajibkan untuk mengerjakan soal tentang agama Katolik, namun Pak Habibie merupakan seorang Muslim ini ternyata selalu mendapatkan nilai yang tertinggi. Hal tersebut dikarenakan Pak Habibie mempunyai niat belajar yang tulus serta nilai keterbukaan yang tinggi.

3. Ibu Ainun Hitam dan Kurang Cantik

Mungkin saja ini tidak akan dilupakan oleh Pak Habibie dan Ibu Ainun. Memang waktu itu Ibu Ainun berkulit hitam. Namun, entah kenapa pada waktu SMA Pak Habibie bertanya secara langsung dengan Ibu Ainun kenapa dia mempunyai kulit yang hitam. Namun, belum sempat dijawab, Pak Habibie sudah keburu lari duluan.

BACA JUGA : 6 hidangan kuliner aneh bin ajaib

Bertahun-tahun sudah berlalu, akhirnya Pak Habibie pulang ke Indonesia. Saat Pak Habibie mengunjungi rumah Ibu Ainun, Pak Habibie dipersilahkan untuk makan bersama keluarga Ibu Ainun. Ketika berbincang-bincang dengan orang tua Ibu Ainun, Pak Habibie menatap tajam kedua orang tuanya. Namun disaat Ibu Ainun datang, Pak Habibie terdiam dengan memandang wajah Ibu Ainun. Disaat itulah hati Pak Habibie meluluh dengan melihat seseorang yang dulunya hitam dan gemuk sekarang menjadi sangat cantik serta manis. Bahkan Pak Habibie mengeluarkan candaan “Gula jawa, sudah menjadi gula pasir”. yang bermakna sesuatu yang hitam telah berubah menjadi putih yang manis.

4. Pak Habibie Hampir Masuk Rumah Sakit Jiwa

Kepergian Ibu Ainun dikarenakan kanker ovarium stadium empat membuat Pak Habibie sangat terpukul sekali. Bahkan Pak Habibie sering terbangun dimalam hari dan menangis seperti seorang anak yang mencari ibunya.

Sesudah diperiksa oleh tim gabungan dokter Indonesia Jerman. Pak Habibie diberikan dua opsi pilihan yakni Pak Habibie dirujuk menuju rumah sakit psikiatris atau sering disebut rumah sakit jiwa atau opsi lainnya yakni Pak Habibie akan berbicara kepada dirinya sendiri. Maka dari itu, seperti yang ada pada film yakni Pak Habibie kembali menuju ketempat kedua insan manusia pertama kali bertemu. Pak Habibie kembali pulang menuju rumah almarhum Ibu Ainun, lalu mengingat semua tentang istri tercinta. Dengan opsi tersebutlah Pak Habibie mampu memulihkan dirinya.JUDI DOMINO

Leave a Comment