Ini Alasan Yang Bahagia Pacaran Sama Anak Filsafat !

Satukliknews – Jurusan yang berasalan dari Filsafat di semua kampus pasti tidak banyak peminatnya. Buktikan saja, pasti jumlah siswanya lebih sedikit dibandingkan jurusan lain, seperti kedokteran, teknik, hukum, dan ilmu-ilmu eksakta.DOMINO ONLINE

Banyak yang beranggapan, kuliah di filsafat berat. Alasannya, banyak mikir dan sebagainya. Dari itu semua, akibatnya, banyak pula wanita-wanita menghindari pacar dari filsafat. Mereka berpandangan, anak filsafat pendiam, mikir melulu, gak kece, sampai gak up to date masalah fashion.

Sekarang buah jauh-jauh deh anggapan seperti itu. Ada banyak hal yang menyenangkan kalau berpacaran sama anak filsafat. Mau tau apa saja hal itu? Yuk simak.

1. Cerdas dan Nalarnya Bisa Diandalkan

Coba bayangkan kalau hidup ini tanpa nalar? Apa yang terjadi? Sudah pasti hidup akan menjadi bulan-bulanan orang lain. Kecerdasan dan nalar itu penting.

Anak filsafat mempelajari ilmu logika, ilmu nalar, atau ilmu pengetahuan. Di dalamnya mencermati mana yang benar, mana yang nyata, mana yang rekayasa, sampai mana yang dapat diyakini.

Filsafat itu kan induk dari semua ilmu. Bayangkan, seorang Einstein saja beranjak dari hal-hal yang fisafati. Semua hal kehidupan ini bermula dari hal-hal filsafati. Jadi, tak bisa diabaikan gitu saja.

Karena sudah belajar itulah, anak-anak filsafat umumnya cerdas-cerdas. Mereka selalu menjalankan nalarnya dengan baik. So, keunggulan dalam kecerdasan dan nalar itu kan dapat diandalkan. Bisa menyenangkan kalau saja orang yang di sampingmu adalah orang yang cerdas dan jago bernalar. Gak perlu repot-repot mikir kan jadinya.

2. Hidup Sederhana dan Bijaksana

Banyak sekali loh yang bilang, anak filsafat itu kumuh malas berpenampilan menarik. Padahal, itu hanya anggap dari sudut pandang kemewahan. Coba deh pandang dari sudut yang lain.

Anak filsafat itu hidupnya sederhana. Gak neko-neko. Dalam kuliahnya, anak filsafat mempelajari humanisme, theisme, dan kesosialan. Makanya, pilihan sikap anak filsafat menjadi orang yang bijaksana dan sederhana.

BACA JUGA : Mau nikah tapi biaya mahal? ini tips tekan biaya nikah

3. Empati Tinggi dan Peduli

Dalam pacaran, sudah pasti kan perhatian jadi indikator penting. Kalau tak ada perhatian, mana mungkin dapat dipahami bahwa suatu hubungan itu layak disebut pacaran.

Anak filsafat punya modal kesadaran humanis yang tinggi. Karena itu, sikapnya selalu empati terhadap orang lain. Jadi, akan sangat menyengkan pacaran sama orang yang empatinya tinggi. Saban waktu pasti akan dibantu dan ditolong. Ke semua orang saja empati, apalagi sama kekasihnya sendiri.

4. Bukuholic

Yang satu ini alasannya bisa dibilang jadi ciri khas anak filsafat. Kalau anak kedokteran akan terlihat dengan ciri khas baju putihnya, anak filsafat justru dengan buku. Ke mana-mana membawa buku. Bagi anak filsafat, buku adalah emas yang sangat berharga. Lebih mahal dari emas antam batangan.

Nah, dengan berjalan di samping orang yang suka membawa buku, orang pun menganggap bahwa kamu termasuk orang pintar. Digolongkan jadi orang pintar itu kan sangat menyenangkan.JUDI DOMINO

Leave a Comment