Inilah Tanaman Kecubung Kaya Akan Manfaat Loh!

Satukliknews – Kecubung (datura Metel L.) bukanlah tanaman yang asing di telinga masyarakat. Tumbuhan yang tergolong keluarga solanacene ini sangat mudah di temui baik di perkebunan, pekarangan, maupun lahan kosong. Tanaman ini diperkirakan dari Amerika, dan dapat hidup di daerah dataran rendah sampai dengan ketinggian 800 m diatas permukaan laut. Dalam dunia farmasi, kecubung di beri nama Datura Flos dan Datura Folium. Kecubung juga terkenal di mancanegara misalnya saja di negara Cina, kecubung disebut dengan nama Yan Jin Hua dan Man Tuo Luo Hua sedangkan di daratan Eropa khususnya di negara Belanda dikenal dengan Doornapel dan di Inggris dinamakan Apple of Peru atau Upright Datura Flower.DOMINO ONLINE

Kecubung itu adalah sejenis tanaman yang sering di salah gunakan menjadi santapan untuk mabuk-mabukan. Bahkan, menyantap buah kecubung tanpa aturan dapat menyebabkan lupa diri selama sehari semalam. Namun, disamping mengandung bahaya, buah kecubung juga mengandung manfaat sebagai obat kesehatan. Mulai dari akar, daun dan bunganya sangat beranfaat. Tetapi ramuan ini juga ada efek negatif bagi orang-orang tertentu. Misalnya, mual, muntah, sesak napas, dan bila mengkonsumsi buah kecubung ini terlalu berlebih bisa mengakibatkan rasa gelisah, kulit muka dan tubuh menjadi merah, pusing, nadi berdenyut lebih cepat, buang air besar dan kecil tidak terkontrol, pupil mata lebar dan rasa haus. Penderita glukoma, hipertensi, anak-anak, dan ibu hamil dianjurkan untuk tidak mengkonsumsi ramuan ini, ramuan ini harus benar-benar sesuai aturan agar tidak menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan. Bagian yang banyak digunakan adalah dari bunganya. Akan tetapi, akar dan daunnya juga sangat berkhasiat. Penggunaan dapat dilakukan secara masih dalam keadaan segar atau dikeringkan terlebih dahulu.

BACA JUGA : Mengapa harga obat bisa begitu mahal?

Tanaman dari kecubung ini mempunyai tinggi sekitar dua meter dengan usia hidupnya rata-rata mencapai setahun. Tanaman ini mempunyai daun yang tunggal dan mengandung racun, bertangkai serta helaian daun bentuknya bulat telur, ujungnya runcing dengan tepi berlekuk dan panjang 6-25 cm, lebar 4,5-20 cm. Bunga kecubung berbentuk terompet, tegak keluar dari ujung tangkai. Buah kecubung berbentuk bulat, berduri tajam. Bijinya cukup banyak, kecil-kecil berwarna kuning kecoklatan. Bila dirasakan, tumbuhan ini memiliki rasa pahit, pedas dan bersifat hangat. Kucubung berkhasiat antiasmatik, antibatuk, antirematik, penghilang rasa nyeri, atau analegtik (analgesik), afrodisiak dan pematirasa atau anestetik.

Tumbuhan yang seperti ini antara lain mengandung 0,4 persen alkaloid yang terdiri dari 85 persen skopolamin dan 15 persen hyoscymine terdapat juga zat hyoscin dan atropin. Cara penggunaan tanaman kecubung untuk pengobatan antara lain:

a. Gangguan Haid.

Ambilah daun kecubung yang masih segar secukupnya dan cuci hingga bersih kemudian tambahkan segenggam berberas. Gilinglah atau tumbuk kedua bahan tersebut hingga halus. Ambil dan balurkan ke perut bagian bawah.

b. Rematik.

Ambillah tujuh yang lembar daun kecubung yang masih segar kemudian cuci hingga bersih dan tambahkan bawang merah serta jahe sebesar ibu jari. Bahan tersebut di tumbuk hingga halus kemudian masukan daun sirih dan aduk hingga rata. Selanjutnya oleskan ramuan tersebut pada bagian yang sakit.JUDI DOMINO

c. Rasa Nyeri Akibat Sakit.

Ambillah bunga kecubung secukupnya dan keringkan. Tumbuklah bunga kecubung yang telah kering hingga halus kemudian taburkan ramuan tersebut pada gigi yang berlubang.

d. Menghilangkan Lendir Tenggorokan.

Ambillah tiga lembar daun kecubung kemudian cuci hingga bersih, kemudian rebus dengan tiga gelas air hingga mendidih dan airnya tinggal tersisa satu gelas. Kemudian angkat serta dinginkan. Setelah ramuan dingin kemudian saring. Setelah itu siapkan juga rebusan air gula yang dicampuri dengan gula aren. Minumlah ramuan daun kecubung terlebih dahulu baru kemudian di lanjutkan meminum rebusan air gula dan gula aren tersebut.

Leave a Comment