Membuang Air Rebusan Pertama Pada Mie Instan ,Apakah Tepat?

Satukliknews – Mie instan ini juga sudah membudaya bagi masyarakat Indonesia..mie instan seolah sudah menjadi hal wajib bagi mereka yang tidak ada waktu untuk mengolah masakan sendiri,yang tentu akan membuat waktu terbuang cukup banyak. Bukan hanya karena kemudahan pengolahannya saja,namun juga karena banyaknya varian rasa,sehingga kita dapat mencoba berbagai varian rasa tersebut agar tidak mudah bosan.DOMINO ONLINE

Namun akhir-akhir ini,banyak sekali loh isu yang beredar di masyarakat mengenai mie instan,salah satunya adalah mengenai air rebusan mie instan.Banyak masyarakat yang menganggap bahwa air rebusan pertama pada mie instan banyak mengandung lilin,ataupun zat pengawet berbahaya.Masyarakat percaya bahwa memasak mie instan dengan membuang air rebusan pertama pada mie tersebut merupakan cara terbaik dalam memasak mie.Benarkah demikian?

Faktanya,isu yang sudah beredar mengenai adanya kandungan lilin dalam mie instan itu sama sekali tidak benar.Karena sejauh ini BPOM  tidak pernah menemukan adanya kandungan lilin dalam mie instan.Selain itu,produk mie instan yang sudah sesuai dengan izin BPOM,aman dikonsumsi dan kandungannya masih dalam batas wajar.

BACA JUGA : Takut terjebak friendzone? mari kenali tujuh fase awalnya

Fakta yang lainnya yaitu,persepsi masyarakat mengenai cara memasak yang membuang dan mengganti air rebusan pertama pada mie instan itu adalah salah.Ada baiknya, air rebusan pertama mie instan tersebut jangan dibuang.Mengapa ? Karena air rebusan pertama pada mie instan mengandung kandungan takaroten yang tinggi.Vitamin yang terdapat dalam minyak dan bumbu akan larut dalam air rebusan pertama pada mie instan.Minyak pada mie instan memiliki kandungan betakaroten dan tecoferol yang berguna untuk memenuhi kebutuhan gizi.Selain itu,mie instan dibuat dengan tepung terigu yang sudah memiliki kandungan asam folat yang sangat baik untuk tubuh.Itu artinya,bila kita membuang air rebusan pertama pada mie instan,berarti kita kehilangan berbagai vitamin dan nutrisi yang terkandung dalam mie terebut.

Perlu juga langsung diketahui,mie instan dibuat dari bahan-bahan yang berkualitas seperti tepung terigu yang sudah mengandung zat besi,vitamin B1,B2,zync,dan asam folat.Sementara bumbu yang dibuat dengan bahan-bahan pilihan seperti bawang merah,bawang putih,cabai,dan rempah-rempah pelengkap lainnya.Selain itu,agar lebih tahan lama,mie instan menggunakan beberapa metode pengawetan seperti deep frying yang mampu menghilangkan kadar air hingga sebesar 5%,atau metode hot drying,yakni melakukan pengeringan dengan udara panas.Dengan metode-metode tersebut,kadar air dalam mie instan sangat tipis,sehingga mie instan dapat tahan lama,asalkan kemasannya tidak rusak dan masih dalam batas tanggal kadaluwarsa.

Jadi,selama produk mie instan tersebut terdaftar dan memenuhi syarat BPOM,maka produk tersebut aman dikonsumsi hingga masa kadaluarsanya habis.Masyarakat tidak perlu resah lagi terhadap isu-isu mengenai mie instan seperti adanya kandungan lilin,adanya pengawet yang berbahaya,atau cara memasak yang mengharuskan untuk membuang air rebusan pertama.

Intinya, selama BPOM mengizinkan produk tersebut beredar,berarti kandungan didalamnya masih pada batas wajar dan tentunya aman dikonsumsi masyarakat.JUDI DOMINO

Leave a Comment