Sepenggal Surat Dari Sepasang Kekasih Yang Beda Agama

Satukliknews – Cinta Itu tidak pernah mengenal kasta, ras, suku, bangsa, maupun agama. Cinta lahir untuk menyatukan perbedaan agar bisa hidup rukun berdampingan satu dengan lainnya. Bilakah anda jatuh cinta kepada orang yang beda agama dengan anda? Surat ini bercerita tentang kisah sepasang  remaja beda agama, yang biarpun tidak bisa bersatu di pelaminan, tetapi cinta mereka abadi dalam kehidupan. Sekalipun pada akhirnya kematian membuat raga mereka terpisah, tetapi hati mereka selalu menyatu dalam keabadian cinta, “ Tetaplah Menjadi Bintang Yang Menyinari Kegelapan”DOMINO ONLINE

Saat kita sedang jatuh cinta dengan orang yang beda agama, pasti akan banyak yang menentang. Ibaratkan memakai sandal, bisa tetap saja di pakai tetapi akan menjadi tidak enak di lihat orang. Kenapa kita harus memikirkan orang lain sementara cinta yang merasakan adalah kita sendiri? Dan kenapa pula kita harus memperdulikan penilain orang lain, bukankah kita juga yang merasakannya kehadiran cinta itu di hati kita?

Ketika cinta telah datang, kita tidak akan bisa menolak. Ia seperti tamu misterius yang kedatangannya tidak pernah bisa kita tebak; kapan, di mana, dan dengan cara apa? Sama seperti datangnya kematian nanti. Kalau kita bisa mengarahkan cinta, akan kita arahkan cinta pada jalan yang semestinya. Sehingga tidak akan ada yang terluka dan tersakiti dengan kehadiran cinta itu sendiri. Tetapi waktu mempertemukan kita dan cinta hadir di hati kita tanpa bisa kita tolak, antara kita beda agama, tetapi apakah hanya karena berbedaan itu kita pada akhirnya tidak bisa bersatu di pelaminan? Haruskan salah satu diantara kita berpindah keyakinan hanya supaya kita nanti bisa menikah? Bukankah nenek moyang kita adalah sama, Adam dan Hawa? Apa yang membuat perbedaan sehingga cinta kita tidak bisa berakhir dengan indah? Darah kita juga sama, merah!

BACA JUGA : cara mengatasi gejala bipolar

Seberapun kuat kita sudah berusaha mengempur berbedaan itu akhirnya kita menyerah, tetapi bukan kalah. Cinta tidak harus bersatu di pelaminan. Cinta yang kita rasakan bukan sekedar nafsu yang membuat hati kita menjadi terkotori sehingga dengan berbagai cara kita berusaha untuk bisa memilik, tidak! Cinta kita adalah cinta yang suci, yang terlahir karena kita ingin bisa menjadi lebih berarti. Bukankah di dalam cinta ada pengorbanan, ada saling menyayangi, juga ada saling mengasihi. Mungkin raga kita tidak akan pernah bersatu, bahkan untuk sekedar saling menyentuh’pun kita selalu menjaga, agar cinta kita tetaplah ada dalam perlindunganNya. Biarlah kita belajar menghargai pendapat orang lain, sekalipun pendapat itu bertentangan dengan hati kita. Tetapi cinta yang kita miliki, mempunyai seribu kekuatan sehingga segala macam pendapat bisa kita terima dengan hati yang lapang.

Kita memang tidak akan pernah bisa bersatu di pelaminan, karena kita sama-sama ingin bisa membahagiakan anggota keluarga kita dengan cinta kita, sementara mereka tidak pernah memberikan restu dengan keberadaan kita. Biarlah cinta menjadi cerita yang mungkin tidak akan di kenang, tetapi menjadi pelajaran berharga buat kita. Bukankah kita masih bisa terus ada satu dengan lainnya, saling bantu, dan saling setia. Karena kita juga sama-sama menyadari pada akhirnya nanti jika kita bersatu justru akan mengalami banyak kesulitan yang melahirkan penderitaan. Bagaimana nasib keturunan kita nanti? Apakah ia akan mengikuti agama salah satu di antara kita? Atau kita memberinya kebebasan untuk memilih? Lalu bagaimana cara kita mendidiknya, dengan aturan apa, karena agama kita berbeda?

Banyak sekali loh yang kita pikirkan dan kita renungkan, sampai pada akhirnya kita menyerah kepada sang Takdir, ketika salah satu dari kita harus menghadap Tuhan duluan, dan itu yang terbaik karena Tuhan tidak ingin kita berlarut-larut ada dalam kemelut yang justru membuat kita kalut lalu megambil jalan yang salah. Cinta belum berakhir, karena biarpun raga kita terpisah, tetapi hati kita tetaplah menyatu dalam cinta, tetaplah menjadi Bintang yang menyinari kehidupan. Dengan kekuatan dari cinta yang masih tertinggal, ia mengabdikan seluruh hidupnya kepada kehidupan.

Cinta itu memang tidak harus memiliki, tetapi kekuatan cinta mampu membuat orang yang memiliki cinta melakukan banyak hal yang bermanfaat buat banyak orang. Seperti yang ia lakukan dengan selalu menebar kebaikan. Biarlah orang berkata dan memberi penilain sesuka hatinya, tetapi cinta akan selalu menjadi kenangan indah di hati siapapun yang pernah jatuh cinta. Bukankah cinta tau tempatnya nanti ia akan berpulang?

Sepenggal surat dari buah cinta beda agama, biarpun pada akhirnya cinta mereka tidak berakhir dengan indah, tetapi cinta mereka abadi dalam sebuah karya cinta.

Cinta hadir untuk memberikan perasaan aman, nyaman, dan bahagia, dan cinta hadir untuk memberikan perdamaian, bukan sebaliknya bermusuhan yang melahirkan luka dan penderitaan.JUDI DOMINO

Leave a Comment