Tanda-Tanda Alergi Seks

Satukliknews – Berbicara tentang alergi seks ini sih biasanya bukan tentang aktivitas seksnya sendiri, tapi berhubungan dengan hal-hal yang sudah terlibat dalam hubungan seks. Misalnya alergi pada kondom, pelumas, losion, atau bahkan air mani dan yang lainnya lagi.DOMINO ONLINE

Jika Anda sjudah banyak mengalami reaksi alergi saat seks, konsultasikan dengan dokter. Cobalah untuk memisahkan alergi pada lateks atau pelumas buatan yang digunakan,ujar pakar kesehatan Jessica amelia kusuma Gordon, MS, pada satu dilansir hari ini. banyak Kemungkinan besarnya, dua hal tadilah yang bisa memicu reaksi yang Anda alami.

Tentu saja rasa sakit dan sensasi yang sudah tidak nyaman yang dirasakan muncul karena akibat penyakit menular seksual (PMS).

Penting sekali untuk semya orang tahu apakah Anda alergi salah satu barang tadi, karena jika ada rasa nyeri yang muncul saat seks hal itu sudah bisa jadi karena infeksi,ujar pakar seks dan kebugaran, Tiffany elisan alimani Yelverton.

Setelah sduah banyak dipastikan Anda tidak memiliki penyakit menular seksual apapun, berikut beberapa reaksi yang sudah muncul akibat alergi saat seks:

1. Area kelamin sudah membengkak

Jika kelamin Anda sudah membengkak saat atau setelah berhubungan seks, hal ini bisa jadi karena alergi sperma. Alergi sperma atau air mani dapat mempengaruhi 0,05 persen dari wanita di AS.Angka ini mungkin tidak terkesan besar, tapi jumlahnya sekitar 48.000 orang,ujar pendidik seks, Jules ermilani Purnell kepada satukliknews.

Jika Anda sudah mengalami alergi sperma, kemungkinan besar akan muncul juga rasa nyeri.

2. Muncul dengan iritasi

Jika Anda banyak memiliki alergi sperma, akan muncul juga iritasi di area kelamin, ujar Purnell. Hal yang sama berlaku pada area tubuh yang lain yang terpapar sperma. Misalnya mulut setelah melakukan seks oral.

Ada berbagai macam seperti pelumas sudah tersedia di pasaran–mendinginkan, memanaskan, dan lainnya. Untuk lebih amannya, selalu pilih pelumas berbahan alami.

3. Pelumas

ini kapan saja bisa mengandung bahan yang tidak aman untuk tubuh, ujar Purnell. salah satu pelumas ini yang sudah bersifat memanaskan menggunakan alkohol, glikol, untuk mendapatkan efek menghangatkan, dan yang lainnya masih menggunakan capsaicin (senyawa yang ada dalam cabe). Bahan-bahan tadi bisa menimbulkan iritasi atau reaksi alergi, jadi pastikan selalu mengecek label pelumas sebelum anda membelinya.

4. Area vagina menjadi kering

Apakah vagina pernah terasa gatal atau kering? Jika iya, hal ini bisa jadi berhubungan dengan losion atau cairan pebersih yang digunakan sebelum atau setelah seks.JUDI DOMINO

Inilah kenapa penting untuk selalu membaca label sebelum membeli.Sebelum Anda memasukkan sesuatu ke dalam vagina, pastikan benda itu tidak mengandung bahan penyebab iritasi atau alergi,ujar pakar kesehatan wanita Michael Ingber, MD.Gliserin dan alkohol yang ditemukan dalam beberapa losion dan pelumas bisa menyebabkan iritasi dan kekeringan vagina.

5. Ada orang yang alergi pada air mani, tapi alergi juga bisa timbul karena komponen di dalam air mani.

Ketika wanita sedang banyak mengalami reaksi yang serupa alergi saat klimaks/ejakulasi, aku selalu bertanya obat atau makanan apa yang dimakan oleh pasangannya,ujar Ingber.Apa yang Anda makan dan minum masuk ke dalam cairan tubuh, termasuk air mani. Beberapa wanita kapan saja bisa ini bisa jadi alergi pada obat yang dikonsumsi pasangannya.

6. Muncul reaksi seperti terbakar

Tidak ada seorang pun yang mau merasakan sensasi terbakar saat seks, jadi hentikan segera apa yang sedang Anda lakukan karena hal ini bisa jadi pertanda alergi pelumas.

Simtom alergi pelumas mirip dengan alergi lateks: kemerahan, iritasi, gatal, bengkak, merinding, terbakar–dan dalam kasus parah–muncul lepuhan,ujar Gordon.AGEN SAKONG

Cobalah menghindari pelumas yang mengandung gliserin atau gliserol.

Leave a Comment