Ternyata Tidak Seperti Yang Diharapkan

Satukliknews – Suramnya dunia artis masa kini membuat semua profesi ini kurang diminati oleh anak muda zaman now, lalu apa penyebabnya sehingga terlihat suram? Berbagai cara dilakukan pihak penerbit untuk menaikkan elektabilitas dan polpularitas seorang artis,  namun ini hasilnya tetap saja tidak sesuai dengan apa yang diharapkan. Kualitas artis Kerinci kalah saing dengan artis Sumbar, baik kualitas maupun popularitas, apa lagi harga untuk tampil manggung, harga yang mereka dapatkan di atas panggung tidak sesuai dengan apa yang mereka persembahkan kepada penonton. Harganyapun bervariasi dari Rp250 ribu perhari hingga Rp50 ribu perpanggung. Miris sekali,  jika kita bandingkan dengan harga artis Sumatra Barat. Jasa mereka dihargai hingga puluhan juta rupiah sekali manggung.

Lalu apakah sebab dari fenomena ini yah? Apakah dari para pengorbit atau kurangnya kreasi baru dari seorang artis??? Atau kurang sejahteranya nasib mereka sehingga profesi ini tidak lagi dijadikan sebagai profesi seni suara sebagai mana d idam-idamkan para remaja di luar Kerinci dan Kota Sungai Penuh ini. Dua tahun lalu sering diadakan lomba bernyanyi tingkat Kota dan Kabupaten, kegiatan itu tidak lain untuk diorbitkan didapur rekaman. Namun opini itu hanya sebatas buah bibir pada akhirnya berisi hisapan jempol belaka.

Pada kesempatan untuk ini Penulis langsung mencari sumber yang paling tepat untuk membuka tabir ini ke muka publik,  dari studio hingga menemui salah seorang artis senior asal Sungai Penuh untuk diminta bocorannya. Monalisa seorang pelantun lagu laruwo ini memberikan bocoran disekitar kehidupan artis Kerinci tempo dulu.DOMINO ONLINE

BACA JUGA : anda ingin investasi emas yuk perhatikan hal ini

“Artis jamam sekarang tidak memiliki harapan pasti,  karena ada kendala yang sulit dipecahkan, diantaranya adalah tidak adanya sebuah wadah perkumpulan artis untuk menampung aspirasi mereka, sehingga mereka tidak dapat menyampaikan apa yang menjadi keluhan mereka, disamping itu juga pemerintah dareah harus juga memberikan solusi atas apa yang mereka butuhkan di dalam menjaga seni tarik suara bumi sakti kita ini.” Ungkap Monalisa.

“Bukan hanya demikian, manajemen dari artis juga harus profesional dengan menetapkan harga manggung artis, maka secara pelan ini akan bisa mengurangi rendahnya harga panggung artis yang kita lihat sepanjang tahun terakhir tidak memuaskan.”

Ditanya langsung tentang solusi dari rendahnya kualitas artis asal Kerinci dan Sungai Penuh, Monalisa tidak bisa memberikan komentar karena hal itu tergantung dari kemampuan artis itu sendiri, sejauhmana mereka bisa mengeksplorasi dunia artis secara sehat dan doduktif, menciptakan ide-ide baru seperti artis Ibu Kota.JUDI DOMINO

Monalisa yang kini sangat berharap para pencinta Musik Kerinci khususnya anak muda harus mencintai musik Kerinci Sepenuh dan juga dia berharap Stasiun Radio baik itu stasiun swasta maupun Pemerintah agar selalu memutarkan lagu Kerinci, minimal 10 kali sehari.

Leave a Comment