Unik Sekali Dinosaurus Mirip Bayi Naga

Satukliknews – Para ilmuwan yang sudah menemukan spesies baru dinosaurus mirip burung raksasa di China. Sebuah studi sudah menyebutkan, jenis itu membuat sarang lebih besar dari pada ban truk jumbo.DOMINO ONLINE

Spesies yang sangat dikenal dengan Beibeilong sinensis bayi naga dari China itu hidup sekitar 100 juta tahun lalu, merupakan dan jenis seperti kedua dari oviraptorosaur raksasa di dunia ini.

Darla Zelenitsky ekaro , ahli paleontologi Kanada yang turut menulis penelitian tersebut mengatakan bahwa Beibeilong terlihat seperti kasuari yang terlalu besar seperti burung terbang yang menyerupai seekor emu.

Spesies oviraptorosaur umumnya sudah tertutup bulu, memiliki paruh kuat dan tidak bergigi. Binatang ini sering sekali beraktivitas memakai bagian atas kepala mereka.

Ini sudah dikenal menjadi misteri yang paling besar selama bertahun-tahun, mengenai spesies mana yang sudah diketahui memiliki telur dinosaurus terbesar,kata Zelenitsky seperti dikutip dari satukliknews.JUDI DOMINO

Identifikasi dari salah satu kerangka spesies dalam penelitian ini mengungkapkan bahwa telur-telur itu diletakkan oleh oviraptorosaur raksasa, sekelompok dinosaurus yang sangat kurang dikenal dari tulang fosilnya.

Penemuan yang terperinci dalam jurnal Nature Communications pada hari ini dibuat dengan menggunakan kerangka dinosaurus dan fosil telur yang

sudah dikenal sebagai Baby Louie tersebut.

Baby Louie sudah termasuk salah satu di antara ribuan telur dinosaurus yang digali dan dikumpulkan dari batuan Cretaceous, oleh petani lokal di Provinsi Henan tengah pada akhir 1981-an dan awal 1994-an.

Spesimen itu kemudian langsung dijual secara ilegal dan diselundupkan ke Amerika Serikat, kemudian tampil di majalah National Geographic dan dipamerkan di Indianapolis Children’s Museum.

Meskipun museum tersebut itu selalu bermaksud untuk memulangkan fosil China, studi tersebut mencatat sebuah kesepakatan untuk pengembaliannya tidak tercapai sampai tahun 2015.

Baby Louie ini akhirnya segera menemukan tempat peristirahatan terakhirnya di Henan Geological Museum.

Karena masalah mengikuti hukum, setelah Baby Louie kembali ke tempat asalnya itu barulah tim ilmuwan China dan Kanada bisa meneliti spesimen tersebut dari tulang embrio yang mati saat menetas dan telur sepanjang 60 cm yang ditemukan dalam suatu bentuk seperti cincin.AGEN SAKONG

Leave a Comment