Waspada Guys Sering Kerumah Sakit Bisa Terkena Infeksi Nosokomial

Satukliknews – Salam sayang kepada pembaca yang selalu setia satukliknews.com semoga sehat selalu. Sekilas pandang rumah sakit yang sangat bersih memang kelihatan aman, damai, tenteram dan menyenangkan tetapi berwaspadalah kerana rumah sakit merupakan sarang virus berkumpul. Jika dilihat dan dibaca judul pembahasan kali ini memang agak menimbulkan tanda tanya, infeksi nosokomial itu apa sih ?? Mungkin ada segelintir umat manusia yang sudah sering mendengarkannya dan tau apa itu infeksi nosokomial tetapi ada juga yang tidak mengetahuinya sama sekali.DOMINO ONLINE

Pengertian Infeksi Nosokomial

Infeksi nosokomial ini adalah infeksi yang didapatkan selama berada rumah sakit atau selama berada di lingkungan rumah sakit. Infeksi ini ditularkan selama waktu perawatan berjalan dimana seseorang terkena infeksi dalam tempoh 3× 24 jam ( 72 jam ) sejak mulai masuk rumah sakit.

Gejala dari Infeksi Nosokomial

Timbulnya dengan gejala infeksi nosokomial tidak selamanya sama tergantung tipe. Namun, gejala umum yang biasanya muncul seperti peradangan, timbul rasa sakit pada lokasi yang mengalami infeksi, demam, bengkak, keluar cairan dari luka, batuk, nafas pendek, sakit kepala, mual, muntah serta diare.

Macam-Macam Infeksi Nosokomial

Ada yang berbagai jenis dari semua infeksi nosokomial, namun jenis yang paling umum terjadi adalah infeksi saluran kemih akibat dari kateter urin. Selain itu, infeksi luka operasi, infeksi kulit, infeksi saluran nafas, pneumonia, infeksi aliran darah dan infeksi jarum infus.

Penyebab Infeksi Nosokomial

Beberapa kuman ini juga penyebab infeksi nosokomial di rumah sakit seperti Escherichia Coli, Proteus dan Streptococcus Aureus. Kuman-kuman inilah yang paling banyak dijumpai di lingkungan rumah sakit bisa terdapat di udara, air, makanan, lantai rumah sakit, pintu kamar mandi, kerusi dan lain-lain. Infeksi nosokomial terjadi kerana patogen ( kuman ) dengan mudahnya masuk dan menyebar ke seluruh tubuh. Mengapa bisa terjadi demikian ? Hal ini karena sistem imun atau sistem kekebalan tubuh pada individu yang sedang sakit biasanya menurun atau melemah menyebabkan patogen dari luar gampang masuk dan menyerang tubuh, dalam waktu yang sama sistem kekebalan tubuh yang menurun sudah tidak mampu lagi melawan infeksi.

BACA JUGA : inilah fenomena pelakor

Cara Penularan Infeksi Nosokomial

Penyebaran patogen penyebab infeksi dapat dibagi menjadi 2 yaitu penularan kontak langsung dan tidak langsung. Apa itu ? Penularan kontak langsung terjadi ketika adanya kontak antara kulit dengan kulit. Misalnya, ketika berjabat tangan, saat memandikan atau bisa juga tenaga kesehatan yang menyentuh permukaan kulit pasien saat pemeriksaan. Adapun kontak tidak langsung seperti kontak dengan peralatan yang terkontaminasi. Selain itu bisa juga tertular melalui luka terbuka, jarum suntik dan sebagainya. Bisa jadi penularan antara pasien dengan pasien atau tenaga kesehatan yang berpindah dari satu pasien ke pasien yang lain dapat menjadi sarana penularan kuman jika tindakan yang dilakukan kurang steril.

Individu Berisiko Terkena Infeksi Nosokomial

Setiap individu yang mendapatkan perawatan di rumah sakit mempunyai risiko tinggi terkena infeksi nosokomial. Bukan berarti individu yang sehat akan selamat dari infeksi ini. Keluarga pasien, pengunjung pasien, tenaga kesehatan ( terutama dokter dan perawat ) yang sentiasa berhubung dengan pasien juga berisiko. Akan tetapi, pasien yang sedang sakit lebih rentan kerana sistem imunitasnya lemah. Jika dilakukan perbandingan, individu yang dirawat di ruang ICU, ruang bersalin, ruang bayi dan ruang operasi lebih banyak terkena infeksi nosokomial berbanding individu yang hanya dirawat di ruang inap.

Cara Mencegah agar Tidak Terkena Infeksi Nosokomial

Untuk menghindari diri dan keluarga dari terkena infeksi nosokomial cukup gampang dan mudah dipraktekkan seperti mencuci tangan dengan sabun atau bisa juga dengan antiseptik semasa berkunjung ke rumah sakit dan setelah berkunjung, pastikan kondisi fisik tubuh dalam keadaan sehat semasa pergi berkunjung ke rumah sakit kerana kuman gampang menular dan memasuki tubuh disaat kondisi tubuh menjadi lemah, hindari dari membawa anak kecil atau bayi ke rumah sakit karena pada usia ini sistem imun tidak cukup kuat dan sangat rentan terserang infeksi, pastikan selalu memakai alat pelindung diri khusus petugas kesehatan, mensterilkan peralatan medis sebelum dan sesudah melakukan tindakan.

Pengobatan jika Terinfeksi Nosokomial

Untuk pengobatan dengan infeksi nosokomial tergantung tipe infeksi jika penyebab infeksinya berasal dari benda asing seperti jarum infus maka akan dilepaskan jarum infus tersebut. Namun jika penyebabnya adalah kuman yang telah berada di dalam tubuh maka dokter akan merekomendasikan antibiotik. Agar individu yang terinfeksi bisa kembali sehat seperti sebelumnya, dokter biasa menyarankan untuk melakukan diet yang sehat, istirahat yang mencukupi serta pemberian cairan sesuai kebutuhan tubuh.JUDI DOMINO

Leave a Comment