oleh

Ternyata Ini Penyebab Harga Tiket Pesawat Tak Turun-Turun

-News-1.470 views

Satukliknews.com – Harga tiket pesawat di Indonesia hingga sekarang ini masih belum mengalami penurunan yang signifikan. Masyarakat banyak yang masih merasa tiket pesawat masih kemahalan.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengungkapkan ada beberapa penyebab masih mahalnya harga tiket pesawat domestik di Indonesia.

Penyebab pertama yang membuat masih mahalnya harga tiket pesawat karena maskapai tidak melaksanakan imbauan dari Kementerian Perhubungan, kata Mantan Dirut Angkasa Pura II (AP II) itu.

“Saya kemarin sifatnya imbauan untuk menetapkan surprice. Tampaknya, himbauan itu tidak dipenuhi secara maksimal,” kata Budi di komplek Istana, Jakarta, Senin (22/4/2019).

Imbauan yang telah diterbitkan adalah mengenai penerapan surprice atau harga tertentu berjenjang. Lalu ada juga imbauan penurunan batas atas.

Namun, imbauan tersebut tidak direalisasikan dengan baik oleh para maskapai. Menurut Budi, jika itu diterapkan maka ada penurunan harga tiket sekitar 15%.

“Kan alternatifnya dua. Satu surprice, atau menurunkan batas atas. Tapi yang ideal itu saya tidak lakukan itu, dia lakukan perubahan harga. Itu yang paling ideal. Satu kedewasaan saya memberikan suatu fleksibilitas, mereka lakukan. Karena kalau saya sudah teken itu, berlanjut,” ujar dia.

Imbauan kedua, adalah mengenai maskapai menyediakan harga tiket berdasarkan subclass. Subclass merupakan golongan dalam tiket pesawat di setiap kelas penerbangan. Misalnya, untuk penerbangan first class, ada subclass F dan P, yang merupakan tiket dengan harga termahal (full fare).

Sementara, di kelas bisnis dan eksekutif, ada kode subclass J dan C yang merupakan tiket dengan harga termahal (full fare). Di kelas ekonomi, umumnya, menggunakan kode subclass Y.

Meski begitu, Budi mengaku tidak bisa memberikan sanksi kepada para maskapai nasional yang tidak menerapkan imbauan tersebut.

“Mereka selama ini secara legal, nggak salah karena itu belum saya terapin. Kalau surprice saya tetapin, kalau batas atas saya tetapkan, menjadi salah,” tegas dia.

Untuk menyelesaikan permasalahan harga tiket ini, Budi Karya akan memanggil para bos maskapai penerbangan di Indonesia, mulai dari Garuda Indonesia sampai Lion Air.

Dari hal itu, Budi Karya berharap harga tiket pesawat yang masih mahal bisa turun dan pada saat musim Lebaran sudah terjangkau oleh masyarakat.

“Harapan saya Lebaran bisa lebih murah dengan opsi-opsi. Opsi pertama, tidak dilakukan apa-apa, hanya kedewasaan saja. Kalau tidak bisa tetapkan surprice. Kalau tidak bisa juga, tarif batas atas,” kata dia. QQONLINE

AGEN BOLA, AGEN CASINO, AGEN TOGEL, BANDAR TOGEL, BANDAR BOLA

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed