oleh

Ayam Tiren dan Daging Babi Jadi Target Pengawasan Satgas Pangan di Jabar

-News-1.327 views

Satukliknews.com – Pemerintah Provinsi Jawa Barat secara ketat memantau kualitas dan kualitas makanan selama bulan suci Ramadhan 2019. Satgas Pangan dimobilisasi untuk pengawasan.

Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Jabar telah bermitra dengan Satgas Pangan untuk memonitor lapangan dengan cermat. Ini mengantisipasi pedagang nakal yang menipu konsumen mereka.

Ada beberapa hal yang dipantau oleh DKPP dan Satgas Pangan selama bulan puasa, terutama makanan untuk ayam dan sapi. DKPP memegang prinsip HAUS (halal, aman, utuh dan sehat) di bawah pengawasan.

Kepala DKPP Jawa Barat Koesmayadi Tatang Padmadinata mengatakan akan mengawasi proses pemotongan hewan yang dijual di pasar. Ia ingin memastikan proses pemotongan sesuai dengan aturan. “Jadi kami ingin memastikan bahwa makanan yang dijual ke masyarakat adalah halal. Salah satunya adalah metode pemotongan,” kata Koesmayadi melalui telepon genggam, Minggu (28/4/2019).

Selain halal, itu juga akan memeriksa kualitas makanan di pasaran. Ini mengantisipasi menipu penjual untuk berdagang daging busuk atau tiren (mati kemarin).

“Tentu saja, jika seseorang menjual ayam tiren, misalnya, akan ada pidana. Itu adalah ranah Satgas Pangan nanti,” katanya.

Ini juga mengantisipasi keberadaan penjual daging mentah. Biasanya yang terjadi adalah daging sapi yang dicampur dengan babi hutan. BandarQ

Kesehatan hewan sebelum dipotong dan dijual berpasangan juga menjadi perhatian DKPP dan Satgas Pangan. Jangan biarkan daging dari hewan yang sakit dijual.

“Kami akan memantau di RPH (Rumah Potong Hewan), jangan biarkan hewan yang sakit dijual ke masyarakat,” kata Koesmayadi.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed