oleh

Dirut Pertamina Nicke Widyawati Diperiksa KPK

-News-1.218 views

Satukliknews.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati tentang dugaan suap proyek PLTU Riau-1.

Juru bicara KPK, Febri Diansyah, mengungkapkan bahwa Nicke akan dimintai keterangannya sebagai mantan Direktur Pengadaan Strategis 1 PT PLN atau mantan Direktur Perencanaan Korporat di PT PLN. QIUQIU99

“Nicke Widyawati dipanggil sebagai saksi untuk menyelesaikan penyelidikan terhadap tersangka SFB (Sofyan Basr),” kata Febri melalui pesannya, Senin, 29 April 2019.

Selain Nicke, kata Febri, partainya juga memanggil tiga saksi lainnya. Mereka adalah Direktur Perencanaan Perusahaan PT PLN, Syofvi Felienty Roekman, Senior Vice President Corporate Legal PT PLN (Persero), Dedeng Hidayat dan Direktur Regonal Maluku dan Bisnis Papua PT PLN, Ahmad Rofik. QIUQIU99

“Ketiganya juga dipanggil sebagai saksi untuk tersangka SFB,” kata Febri.

Dalam kasus ini, Sofyan diduga membantu atau bersama-sama dengan mantan Wakil Ketua Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat Indonesia Eni M Saragih dan mantan Sekretaris Jenderal Partai Golkar Idrus Marham menerima suap dari pemegang saham Blackgold Natural Resources Limited, Johannes B. Kotjo mengenai perjanjian pembangunan dari PLTU Riau -1.

KPK menduga Sofyan telah dijanjikan biaya yang sebesar Eni dan Idrus Marham. QIUQIU99

Dalam persidangan, Sofyan Basir menghadiri setidaknya sembilan pertemuan, keduanya dihadiri oleh beberapa atau semua pihak terkait, seperti Eni dan Johannes Kotjo.

Dalam sejumlah pertemuan, Sofyan didampingi oleh beberapa pejabat senior PLN dan anak perusahaan PLN. Salah satu peserta yang sering disebutkan dalam pertemuan dengan tersangka suap di Riau-1 PLTU adalah Direktur Pengadaan Strategis 2 PLN, Supangkat Iwan Santoso.

AGEN BOLA, AGEN CASINO, AGEN TOGEL, BANDAR TOGEL, BANDAR BOLA

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed