oleh

Mendagri Belum Baca Surat Permohonan Perpanjangan Izin Ormas FPI

Satukliknews.com – Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengatakan belum mengetahui tentang periode izin Ormas Front Pembela Islam (FPI) yang akan berakhir pada Juni 2019. Bahkan, hingga hari ini, dia mengaku belum membaca surat pengaduan permohonan perpanjangan.

“Setiap ormas yang telah kedaluwarsa dapat diperpanjang dan diserahkan lagi ke Kementerian Dalam Negeri dan kemudian organisasi tersebut akan mengevaluasinya,” kata Tjahjo di kantor Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) di Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu, Mei 8, 2019.

Tjahjo juga memungkinkan setiap komunitas atau orang untuk mendirikan ormas atau partai politik karena dilindungi oleh undang-undang yang berlaku. Memang, pada prinsipnya, pemerintah tidak memiliki wewenang untuk melarang orang melakukan perhimpunan atau ormas asal sesuai dengan peraturan yang berlaku.

“Prinsip bahwa setiap ormas yang hidup di Indonesia harus menerima serta Pancasila dan UUD 1945. Itulah asasnya,” kata politisi PDIP itu.

Sebelumnya, ada petisi Charge.org yang dibuat oleh masyarakat yang menyerukan untuk menolak perpanjangan izin untuk Ormas FPI di Indonesia. Lebih dari 50.000 orang telah menandatangani petisi.

 

Berikut petisi setop izin FPI:

Assalamualaikum. Salam sejahtera bagi kita semua.

“Mengingat akan berakhirnya ijin organisasi FPI di Indonesia, mari kita bersama-sama menolak perpanjangan ijin mereka. Karena organisasi tersebut adalah merupakan kelompok radikal, pendukung kekerasan dan pendukung HTI.

Mohon sebar luaskan petisi ini agar tercipta Indonesia yang aman dan damai.”

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed