oleh

Terkait Mobil Ambulans Gerindra Berisi Batu, Polisi Periksa 10 Saksi

Satukliknews.com – Polisi masih menyelidiki ambulans dengan logo Partai Gerindra yang ditemukan selama aksi 21 dan 22 Mei kemarin. Di dalam ambulans tersebut, ditemukan banyak batu.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Polisi Dedi Prasetyo mengatakan, sebanyak 10 saksi sudah dimintai keterangan dalam kasus penemuan mobil ambulans tersebut.

“Lebih dari 10 orang telah diperiksa,” kata Dedi di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis, 24 Mei 2019.

Selain itu, penyidik ​​juga mengidentifikasi pemilik dan pengemudi ambulans. Nantinya, keduanya juga akan diperiksa.

Dari hasil informasinya, kata Dedi, pada akhirnya akan mengarah pada aktor intelektual dalam peristiwa kerusuhan.

“Para saksi telah diperiksa. Ini akan mengarah pada aktor intelektual yang merancang kerusuhan ini,” katanya.

Namun, Dedi masih belum berkomentar apakah ambulans milik Partai Gerindra atau manajemen partai. Menurutnya, semua masih dalam penyelidikan.

“Ini masih dieksplorasi karena logonya adalah logo partai politik, tetapi apakah benar partai politik atau simpatisan atau pejabat partai politik masih dieksplorasi,” katanya.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya mengamankan ambulans Partai Gerindra selama kerusuhan yang berakhir kekacauan pada hari Rabu, 22 Mei dini hari. Mobil ambulans diamankan di sekitar area Sabang, Jakarta Pusat.

“Iya betul (milik Gerindra),” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Raden Prabowo Argo Yuwono saat dimintai konfirmasi, Rabu, 22 Mei 2019.

Argo mengatakan bahwa ambulans diamankan ketika polisi membubarkan kerumunan. Ketika diperiksa, ambulan membawa sejumlah batu. “Berisi batu,” kata Argo.

Tanggapan Gerindra

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon menepis berita bahwa ada ambulans partai yang digunakan untuk mengangkut batu. Fadli menegaskan bahwa mobil ambulans Gerindra memiliki sejumlah besar dengan kontribusi untuk kepentingan sosial membantu masyarakat

“Saya kira tidak ada, ada ratusan ambulans Gerindra di mana-mana. Tugasnya adalah melayani warga di daerah masing-masing,” kata Fadli di Jakarta, Rabu, 22 Mei 2019.

Fadli menambahkan bahwa tidak mungkin bagi Gerindra untuk secara logis memesan ambulans untuk membawa batu untuk bentrokan. Ia mengatakan, Gerindra dengan Ketua Umum Prabowo Subianto selalu menekankan aksi damai tanpa kekerasan.

“Pak Prabowo dan kami selalu menegaskan berulang kali bahwa aksi damai telah dilakukan. Jadi, tidak benar bahwa ambulan membawa batu,” kata Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed