oleh

Maskapai Langgar Tarif Batas Atas Tiket Pesawat, Kemenhub Akan Beri Sanksi

-News-1.360 views

Satukliknews.com – Kementerian Perhubungan menemukan indikasi pelanggaran oleh maskapai yang menerapkan tarif melebihi tarif batas atas (TBA) sesuai dengan apa yang diatur dalam Keputusan Menteri No. KM 106 tahun 2019.

Hal ini diungkapkan oleh Kantor Otoritas Bandara Wilayah VII Balikpapan Ditjen Perhubungan Udara dalam melakukan pengawasan pelaksanaan TBA di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman, Sepinggan Balikpapan.

Berdasarkan informasi resmi dari Kementerian Perhubungan, indikasi pelanggaran ditemukan selama pemantauan pada hari Minggu 2 Juni 2019. Objek pemantauan adalah semua operator penerbangan terjadwal yang beroperasi di Balikpapan termasuk Garuda Indonesia, Batik Air, Sriwijaya Air, Citilink, Lion Air , Maskapai Wings Air dan Transnusa.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Polana B Pramesti mengatakan bahwa pihaknya sedang menunggu hasil laporan pengawasan dari Otoritas Bandara VII untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut. Jika ditemukan pelanggaran, lanjutnya, akan segera ditindaklanjuti menurut PM 78 tahun 2016.

“Sanksi atas pelanggaran ini akan disesuaikan dengan ketentuan, Peraturan Menteri Nomor PM 78 Tahun 2016 tentang Pengenaan Sanksi Administratif Terhadap Pelanggaran Perundang-Undangan di Bidang Penerbangan,” kata Polana dalam keterangan resmi dari Kementerian Perhubungan, Selasa 4 Juni 2019.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Otoritas Bandara Wilayah VII Balikpapan, Handoko mengatakan, memang ada temuan terkait dengan maskapai penerbangan yang mengenakan tarif di atas TBA yang diatur dalam KM 106 tahun 2019. Namun, pihaknya telah mengklarifikasi dan meminta penyesuaian tarif langsung sesuai dengan peraturan yang berlaku.

“Meskipun pada 2 Juni 2019 ditemukan satu operator yang melanggar TBA tetapi untuk 3 Juni, hasil pengawasan oleh inspektur transportasi udara tidak ditemukan kembali oleh operator yang menetapkan tarif melebihi TBA,” katanya.

Menurut Handoko, operator atau maskapai telah menunjukkan kepatuhan dan kerja sama yang baik. “Saat ini kami akan segera mengirimkan hasil laporan pemantauan ke Direktorat Angkutan Udara untuk penyelidikan lebih lanjut,” kata Handoko.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed