oleh

Datangi Kerumunan Massa, Kapolres Tanyakan Surat Izin Aksi

Satukliknews.com – Kapolres Jakarta Pusat (Jakpus) Kombes Harry Kurniawan mendatangi kerumunan massa yang mengadakan aksi di area patung kuda, tepatnya arah ke Jl Merdeka Barat Jakarta, yang merupakan akses ke gedung Mahkamah Konstitusi (MK). Polisi telah menyatakan bahwa tidak boleh ada penggerakan massa di dekat gedung Mahkamah Konstitusi jelang dan selama putusan Majelis Hakim atas Perselisihan Hasil Pilpres Kamis esok.

“Itu sesuai dengan apa yang pak Kapolri sampaikan, demonstrasi yang bersangkutan harus mengajukan surat izin dengan persyaratan untuk tidak mengganggu ketertiban umum, tidak melanggar hak asasi manusia. Itu ada. Tetapi jika perusuh, kita sudah memiliki tahapan sendiri,” Ujar Harry.

Menurutnya, Polri tidak mengeluarkan izin bagi masyarakat yang akan melakukan aksi massa di sekitar gedung MK. Oleh karena itu ia mengambil inisiatif untuk bertemu dengan sekelompok orang yang berkumpul di sekitar patung kuda.

“Polisi tidak mengeluarkan izin aksi di depan Mahkamah Konstitusi, makanya kita tutup. Kalau massa datang, kan kita mau tanya datang dari mana ? Nah ini saya nanya. Polisi belum nanya, makanya kita mau tanyain dari mana dia,” katanya menjelaskan.

Jika massa tidak memiliki izin dan tidak mematuhi aturan, polisi terpaksa mengambil langkah sesuai prosedur.

“Kan kalau polisi ada tahapan sop, jelas bahwa perintah pimpinan aksi itu tidak diperbolehkan. Makanya kan kita ga ada tapi tapian, kita ikuti aturan,” kata Kapolres.

Polisi tetap akan mendahulukan langkah persuasif untuk mengawal massa dan membubarkan mereka.

“Kita mau coba imbau nanti, massa dari luar mau ngapain,” lanjut Kombes Harry.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed