oleh

Belum Ucapkan Selamat ke Jokowi, Gerindra Ungkap Alasan Prabowo

Satukliknews.com – Setelah Mahkamah Konstitusi memutuskan hasil perselisihan tentang sengketa Pilpres 2019, calon presiden nomor 02 Prabowo Subianto belum menyampaikan ucapan selamat kepada pesaingnya, Joko Widodo-Ma’ruf Amin sebagai presiden dan wakil presiden terpilih 2019-2024. Dalam keterangannya, Prabowo bahkan mengakui dia kecewa meski menghargai keputusan Mahkamah.

Politisi Partai Gerindra, Hendarsam Marantoko, menyatakan tidak adanya kata ‘menerima’ dan ‘selamat’ dalam pidato Prabowo hanya tentang pilihan kata. Menurutnya, kata-kata yang disampaikan Prabowo telah menaungi semua makna yang ingin disampaikannya.

“Ketika mengambil kata ‘menghormati’ itu terkandung ucapan selamat dan menerima putusan itu. Spirit Pak Prabowo dan Pak Sandi adalah taat dan patuh pada putusan MK,” ujar Hendarsam dalam diskusi bertajuk ‘Peta Politik Pasca Putusan MK’ di Jakarta Pusat, Sabtu, 29 Juni 2019.

Menurut Hendarsam, alasan Prabowo menyampaikan ucapan selamat secara tersirat adalah karena sifat atau gaya dari Prabowo sendiri. Namun, dia menekankan, Prabowo mengikuti keputusan MK.

“Gaya itu tidak bisa dipaksakan dari orang lain, kata menghormati cakupannya lebih luas dari kata selamat. Sikap Pak Prabowo dan Sandi ke depannya adalah menjalankan putusan MK,” ujarnya.

Dia juga menekankan bahwa langkah-langkah tim hukum Prabowo-Sandi di Mahkamah Konstitusi adalah langkah terakhir. Sebab, Prabowo dan tim hukum telah menerima keputusan Mahkamah Konstitusi.

“Ini mungkin langkah konstitusional terakhir karena tidak ada langkah hukum yang relevan, misalnya ada wacana ke Mahkamah Internasional. Tim hukum sepakat bahwa ini (MK) adalah langkah terakhir,” katanya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed