oleh

Berangkatkan 700 Pekerja Ilegal, 2 Tersangka Ditangkap Polisi

Satukliknews.com – Direktorat Tindak Pidana Bareskrim Polri menangkap dua tersangka dengan inisial EM dan AS dalam kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO).

Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigadir Jenderal Polisi, Nico Afinta mengatakan, EM dan AS mengirim 700 pekerja ilegal ke Kairo, Mesir. Dari 700 pekerja ilegal yang dikirim, satu korban meninggal dunia.

“Korban atas nama Nadya Pratiwi meninggal karena tekanan yang sangat berat saat bekerja dan akhirnya loncat dan kemudian dibawa ke rumah sakit dan meninggal,” kata Nico di Bareskrim Polri, Jakarta, Selasa, 16 Juli 2019.

Nico mengungkapkan bahwa Nadya dikirim oleh dua tersangka melalui rute Batam-Kuala Lumpur-Kairo. Korban dijanjikan menerima gaji sebesar Rp. 7 juta oleh kedua tersangka.

“Korban juga sempat disiksa oleh majikannya, sehingga dia memutuskan untuk melompat dari jendela rumah majikannya,” kata Nico.

Nico menjelaskan, tersangka EM bertindak sebagai perekrut dan mendapatkan untung Rp5 juta per bulan. Sementara itu, tersangka AS mendapat keuntungan Rp12 juta per bulan dengan perannya sebagai agen dan sponsor.

Atas tindakannya, kedua tersangka dikenakan Pasal 4, 7 ayat (2) UU No. 21 tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan atau Pasal 81, 86 UU No. 18 tahun 2017 tentang Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (PPMI).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed