oleh

Pablo Benua Tertekan Hingga Sesak Nafas Usai Dipindahkan ke Sel Isolasi

-News-686 views

Satukliknews.com – Tindakan pengacara Farhat Abbas yang merekam permintaan maaf dari tersangka ‘ikan asin’ Galih Ginanjar dan mengunggah foto dirinya bersama dengan tiga tahanan Galih, Pablo, dan Rey dari dalam Rutan Polda Metro Jaya, berbuntut pemindahan sel. Galih dan Pablo dipindahkan ke sel isolasi.

Isolasi dilakukan karena apa yang dilakukan Galih Ginanjar, Pablo Benua, dan pengacaranya dianggap melanggar aturan, seharusnya tidak diperbolehkan membawa hp ke dalam rutan.

Karena berada di sel isolasi, Pablo dan Galih hanya ditempatkan berdua saja, tidak satu pun dari mereka diperkenalkan untuk dikunjungi selama seminggu.

“Mereka hanya berdua saja di sel yang sama. Mereka mengaku kepada kita ya,” kata Farhat Abbas di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu, 7 Agustus 2019.

Pablo, yang memiliki riwayat penyakit jantung, sempat merasa tertekan dan sesak napas, karena sel isolasi berbeda dari sel lainnya.

“Dia memiliki riwayat penyakit jantung. Dia hanya mengatakan kepada saya, dia mengalami depresi dan sesak napas yang menurutnya berbeda dengan sel sebelumnya,” katanya.

Farhat telah meminta maaf kepada polisi atas perilakunya yang membawa ponsel ke Rutan Polda Metro Jaya, ia juga berharap kliennya tidak lagi dimasukkan ke dalam sel isolasi.

“Tapi harapan kami, perlakukanlah orang-orang ini sebagai orang yang belum dihukum, meskipun mereka adalah tahanan. Kalo masalah isolasi segala macam kan, mereka enggak berantem,” kata Farhat Abbas.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed