oleh

Singgung Pidato Megawati, Partai Demokrat : Tak Ada Partai yang Meminta-Minta Secara Terbuka di Era SBY

Satukliknews.com – Ketua Divisi Komunikasi Publik Partai Demokrat, Imelda Sari, berbicara tentang sikap Ketua PDIP Megawati Soekarnoputri yang meminta kuota menteri dari Presiden Joko Widodo. Ia membandingkan sikap Megawati dengan zaman kepemimpinan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

“Pidato Ibu Mega, ya silakan aja. Tapi saat zaman Pak SBY tidak ada satu partai pun yang meminta secara terbuka kepada presiden,” kata Imelda saat diskusi di Gado-Gado Boplo, Jalan Cikini Raya, Jakarta Pusat, Sabtu (10) / 8) 2019).

Imelda mengatakan SBY membentuk sekretariat gabungan ketika menjadi presiden untuk menentukan nama-nama menteri. Meski keputusan akhir tetap ada di tangan presiden.

“Pada 2009 ada Setgab, tetapi masih diserahkan kepada presiden terpilih. Dibahas tertutup, tetapi terbuka saat fit and proper test,” katanya.

Megawati sebelumnya memberikan pernyataan terbuka yang cukup jelas tentang ‘persyaratan’ bagi PDIP untuk memasuki kabinet periode kedua Jokowi. PDIP harus menjadi partai dengan jumlah menteri terbanyak di kabinet.

“Dalam kongres partai ini, Bapak Presiden, saya meminta dengan hormat bahwa PDIP akan memasuki kabinet dengan jumlah menteri paling banyak,” kata Mega.

Jokowi segera menjawab Ketua PDIP Megawati Soekarnoputri tentang jumlah menteri dari Partai Banteng yang harus paling terbanyak. Jokowi, yang juga seorang kader PDIP, menjamin partainya akan mendapatkan porsi terbesar di kabinet.

“Mengenai menteri, sebelumnya tadi Ibu Mega, katanya harus ada empat. Tapi kalau yang lain dua, tapi PDIP empat kan sudah dua kali (lipat),” tutur Jokowi.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed