oleh

Pelaku Kerusuhan Papua Dipastikan Ditindak Tegas

-News-1.150 views

Satukliknews.com – Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian mengatakan, saat ini jumlah aparat gabungan Polri dan TNI sudah sebanyak hampir 6.000 personel yang disiagakan di Papua dan Papua Barat. Selain itu, disiagakan juga pesawat dan heli milik Polri dan TNI.

Namun, Tito mengatakan situasi di Papua sudah berangsur pulih. Pejabat setempat seperti Kapolda dan Pangdam di wilayah tersebut sudah melakukan pembicaraan dengan tokoh masyarakat.

Meski demikian, pasukan belum ditarik sepenuhnya untuk tetap menjaga keamanan. “Kita tetap menggelar pasukan di sana sampai dengan situasi aman, masyarakat merasa terjamin keamanannya,” kata Tito di Mapolda Metro Jaya, Minggu, 31 Agustus 2019.

Tito menjelaskan, pasca kerusuhan tersebut, kini pemerintahan daerah Papua dan Papua Barat tengah melakukan rekonstruksi. Aparat Polri dan TNI juga turut membantu melakukan pembersihan material sisa kerusuhan kemarin.

 

Baca Juga : Rusuh di Jayapura, 30 Orang Ditetapkan Sebagai Tersangka

 

Dia juga memastikan, warga yang melakukan tindakan pelanggaran akan tetap diproses sesuai dengan hukum yang berlaku. Massa yang melakukan tindakan anarki bahkan sampai melakukan perusakan fasilitas umum, akan dikenakan hukuman.

“Ini kita lakukan kemudian bentuk penegakan hukum bagi mereka yang menggerakkan kerusuhan karena itu tak boleh terjadi anarki seperti itu ya. Penyampaian pendapat bukan berarti anarki, itu enggak bisa ditolerir,” ujar Tito.

Beberapa waktu belakangan ini kondisi keamanan di Papua dan Papua Barat memanas dan sempat terjadi kerusuhan. Pemicu kerusuhan itu karena gesekan massa dengan warga Papua di Asrama Mahasiswa Papua, di Jalan Kalasan Surabaya, Jawa Timur.

Diduga ada lontaran bernada rasis dan persekusi saat gesekan terjadi yang memicu masyarakat Papua dan Papua Barat marah. Kerusuhan di Papua dimulai pada Senin, 19 Agustus 2019. Aksi massa merusak bandara, hotel, sampai membakar kantor DPRD.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 komentar

News Feed