oleh

Mendagri Ingatkan Ada Sanksi untuk Ormas yang Tak Taat Aturan

Satukliknews.com – Menteri Dalam negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengatakan pembentukan organisasi massa atau ormas merupakan bagian dari pembentukan civil society di era demokrasi. Tito mengingatkan minimal ada empat hal yang harus dipatuhi oleh semua ormas.

“Artinya pertama ormas harus menjaga hak asasi orang lain, kedua menjaga ketertiban umum, ketiga mengindahkan etika moral, keempat menjaga persatuan Indonesia,” kata Tito saat Penghargaan Ormas Indonesia Maju di kawasan Gatot Subroto, Jakarta, Senin 25 November 2019.

Tito menyebut akan ada sanksi bagi ormas yang melanggar empat hal tersebut. Sanksinya pun bisa mulai dari administratif dan pidana.

“Ketika keluar dari itu, tentu ada sanksinya. Mulai administratif sampai pidana,” jelasnya.

Ia berharap keberadaan ormas saat ini mampu menjadi penyeimbang. Posisi penyeimbang dengan menyampaikan kritik yang sesuai prosedur pada pemerintah.

“Daya kritis tetap ada tapi melakukan kolaborasi yang positif. Ada titik equilibrium yang perlu dicapai antara dua aktor state dan non state,” jelasnya.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Kemendagri Hadi Prabowo mengatakan hingga bulan November ini tercatat ada ada 420.381 ormas yang terdaftar di tiga kementerian. 25.812 ormas terdaftar di Kemendagri, 393.497 ormas terdaftar di Kementerian Hukum dan HAM dan 72 ormas di Kementerian Luar Negeri.

“Terdiri atas ya berdasarkan surat keterangan terdaftar (SKT) itu ada 27.015, di mana di Kemendagri itu terdaftar sebanyak 1.891 ormas, di provinsi 8.170 ormas, di kabupaten, kota 16.954,” ungkap Hadi.

Hadi menambahkan bila dirinci sesuai badan hukum ormas yang ada saat ini terbagi menjadi dua kelompok. 226.994 ormas berbentuk yayasan dan 167.385 ormas lainnya berbentuk perkumpulan.

 

Sumber : vivanews

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed