oleh

Sempat Dukung Pemulangan WNI Eks ISIS, Ustaz Ini Tarik Pernyataannya

Satukliknews.com – Pimpinan Pondok Pesantren Al-Hidayah, Ustaz Khairul Ghazali menarik pernyataannya terkait dukungan terhadap pemulangan 600 lebih Warga Negara Indonesia (WNI) eks ISIS di Suriah.

Sebaliknya, ia mendukung keputusan pemerintah untuk menolak pemulangan WNI tersebut. “Dengan demikian saya sebagai mantan narapidana kasus terorisme (Napiter) yang telah kembali ke pangkuan NKRI ingin menegaskan, demi menghilangkan sikap ambigu dalam menyikapi WNI eks ISIS di satu sisi mendukung kepulangan mereka dan di sisi lain menolak,” ujar Ghazali, Jumat, 14 Febuari 2020.

Dia melanjutkan, “Maka di sini saya ingin menegaskan mencabut balik pernyataan sikap saya pada 13 Januari 2020. Yang sempat viral di media sosial, dan mendukung sepenuhnya keputusan politik pemerintah yang tidak akan memulangkan WNI eks ISIS ke Indonesia.”

 

Baca Juga : Ngabalin Tegaskan Pemerintah Belum Ada Rencana Pulangkan Eks ISIS

 

Sebagai pimpinan Pesantren Al-Hidayah yang mendidik anak-anak eks napiter, menurut Ghazali, pernyataan dia sebelumnya menjadi opini liar dan dinilai seolah-olah dia mendukung simpatisan ISIS tersebut. “Maka dengan ini saya mengklarifikasi dan menarik balik pernyataan sikap tersebut,” ujar Ghazali.

Ia menjelaskan ISIS adalah organisasi teroris global yang tindakan-tindakannya bertentangan dengann kemanusiaan dan peradaban. Selain itu, tindakan ISIS bertolak belakang dengan nilai-nilai suci ajaran Islam yang penuh toleran dan rahmatan lil alamin. “Tidak ada tempat bagi ISIS seincipun untuk masuk, bertapak dan berkembang biak di bumi Indonesia yang terkenal dengan kulturnya yang ramah, toleran dan gotong royong,” ujarnya.

Di sisi lain, Ghazali sebagai mantan napiter ternyata mendukung sepenuhnya opsi untuk memulangkan anak-anak WNI eks ISIS tersebut melalu evaluasi, rehabilitas, re-edukasi dan deradikalisasi.

“Demikian statemen saya untuk mencabut dan membatalkan statemen ‘pernyataan sikap’ sebelumnya, yang sempat menimbulkan sikap kontra dari sebagian kalangan masyarakat. Statement ini saya buat dengan penuh rasa tanggung jawab dan kesadaran sebagai warga negara untuk menjaga keamanan dan stabilitas nasional,” kata Ghazali.

 

Sumber : vivanews

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 komentar

News Feed