oleh

Polisi Tahan 2 Mahasiswa yang Kirim Ribuan Masker ke Selandia Baru

Satukliknews.com – Kepolisian meningkatkan status dua mahasiswa pemilik puluhan ribu lembar masker ke tingkat penyidikan dengan status sebagai tersangka.

Tersangka, yakni Johan (22) dan James (21), yang merupakan salah satu mahasiswa perguruan tinggi swasta di Kota Makassar itu telah menjalani penahanan di Polrestabes Makassar.

Keduanya dianggap bersalah atau dengan melawan hukum Undang-Undang Monopoli dan Undang-Undang perdagangan.

“Mereka sudah ditetapkan sebagai tersangka. Menampung masker dengan notebenenya adalah barang penting saat ini, adalah perbuatan melawan hukum,” kata Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Yudiawan Wibisono.

Kendati demikian, dia memastikan pihaknya masih akan berkoordinasi dengan tim ahli dari Dinas Kesehatan maupun Dinas Perdagangan untuk memastikan pasal apa yang akan dikenakan kepada kedua tersangka.

 

Baca Juga : Timbun 32.100 Helai Masker di Rumah, Polisi Bekuk FN di Ciracas

 

“Nanti kita terapkan dengan aturan yang ada, UU Perdagangan dan atau UU Monopoli. Yang jelas barang itu akan kita kordinasikan oleh ahli,” kata dia.

Sebelumnya, kedua pelaku dicokok saat hendak mengirim atau mengekspor masker kesehatan merk Sensi ke Selandia Baru. Masker ini ditemukan polisi saat berada di jasa pengiriman barang di Jalan Jenderal Sudirman, Kota Makassar.

Dalam pengungkapan itu, petugas temukan ada 10.000 picis masker siap kirim. Masker-masker ini diperoleh dari toko obat atau apotek yang berada di Kota Makassar, Gowa, hingga Takalar.

Kombes Pol Yudiawan menghimbau kepada para penjual masker atau apotek agar tidak menjual dengan jumlah besar. Atau menjual masker dengan harga yang fantastis, melebihi dari harga yang dikeluarkan pemerintah.

“Kami akan cek ke toko yang menjual masker dengan harga mahal kalau ada masyarakat yang melaporkan. Kan sudah ada standar dari pemerintah sendiri, jadi tidak boleh jual mahal,” ujarnya.

 

Sumber : vivanews

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed