oleh

Bos Manchester United Tak Setuju Jika Liga Inggris Kembali Dihentikan

Satukliknews.com – Manajer Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer, menyatakan tak setuju dengan wacana penghentian kembali Liga Inggris seperti musim lalu. Menurut dia, yang harus dilakukan setiap tim adalah memastikan anggotanya menjalani protokol kesehatan seperti yang telah disepakati bersama.

Solskjaer menyatakan bahwa para pemainnya sejauh ini telah mematuhi protokol kesehatan dengan sangat baik. Dia pun menyatakan bahwa penghentian kompetisi tak akan memiliki manfaat.

“Itu (penghentian kompetisi) bukan sesuatu yang banyak saya pikirkan. Saya pikir para pemain kami sangat bagus dalam mengikuti protokol dan aturan,” kata Solskjaer usai timnya mengalahkan Wolverhampton Wanderers dini hari tadi.

“Itu bagian dari pekerjaan di sini, bahwa kami sebagai klub mengikuti protokol yang diberikan. Saya tidak bisa melihat manfaat dari penghentian kompetisi, apapun namanya.”

Wacana penghentian kompetisi bergulir menyusul hasil tes Covid-19 terbaru yang dilakukan FA, PSSI-nya Inggris. Menurut tes itu, terdapat 18 kasus baru Covid-19 di kalangan anggota tim-tim Liga Inggris pekan ini. Angka itu merupakan yang tertinggi musim ini.

Meningkatnya kasus Covid-19 itu sendiri telah membuat laga Everton vs Manchester City yang seharusnya berlangsung pada Selasa kemarin ditunda. Sejumlah pemain dan staf Manchester City disebut kembali dinyatakan positif Covid-19. Sebelumnya dua pemain mereka, Gabriel Jesus dan Kyle Walker, plus dua staf Manchester City sudah dinyatakan positif Covid-19.

Solskjaer menilai penghentian sementara Liga Inggris bukan solusi. Bahkan dia melihat hal itu akan semakin memberatkan karena membuat jadwal semakin berat.

“Kapan kami akan memainkan laga yang tertunda itu? Kita semua tahu bahwa tahun ini sudah sangat berata, tetapi saya menilai menghentikan laga tak akan membuat perubahan besar,” kata dia.

Sebelumnya wacana tersebut mendapat dukungan dari Manajer West Bromwich Albion, Sam Allardyce. Dia menyatakan bahwa kesehatan semua orang harus menjadi prioritas utama di tengah melonjaknya kasus Covid-19 di Inggris saat ini.

sumber: tempo

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed